Kepompong Ramadhan

@bahDAUR hidup seekor kupu-kupu terlahir sebagai telur, membalutkan diri secara kokoh pada daun, hingga lahir sebagai larva. Makhluk kecil yang sangat rakus, melumat setiap daun yang dilaluinya. Ulat yang menjijikkan itu menggemukkan diri dengan memperturutkan nafsu semaunya. Namun siapa menduga kalau larva (ulat) kemudian mengeluarkan hormon ajaib, untuk melanjutkan hidupnya berubah menjadi kepompong terbungkus rapi dalam anyaman Ilahi. Yang tersisa di dalam kepompong hanyalah enzim yang sangat kaya akan nutrisi yang berguna untuk mengahantarkan dirinya menjadi kupu-kupu yang indah. Baca lebih lanjut

Qur’an Jadi Hidayah

ayahkamiAl-Qur’an baru akan menjadi hidayah apabila
1) Kita harus terlebih dahulu membacaNYA secara seksama, hal ini sebagaimana pesan wahyu pertama dalam surat al-Alaq, yang berbunyi (iqra’) bacalah.
2) Harus memahami isi dan kandungan yang terdapat dalam surat dan ayat yang kita baca. Hal ini disebabkan membaca saja tidak cukup untuk mengetahui rahasia kandungan dan maksud yang Allah maksud dalam al-Qur’an tersebut.
3) Setelah kita memahami isi dan kandungan al-Qur’an barulah kita mengajarkan kepada orang lain, agar orang lain pun dapat membaca dan memahami al-Quran secara baik. Sebagaimana hadits nabi yang diriwatkan oleh Usman bin Affan ra. dari Nabi saw. ia bersabda; “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain”.(Bukhari). Baca lebih lanjut

Lailatul Qadar, “Di Kupon Mana Kau Berada?”

Lailatul Qadar, “Di Kupon Mana Kau Berada?”
Oleh SALWINSAH, S.Ag
SalwinsahSECARA harfiah, Lailatul Qadar berarti “malam penentuan” atau “malam kepastian” jika kata qadr dipahami sebagai sama asal dengan kata taqdir. Ada juga yang mengartikan Lailatul Qadar dengan “malam kemahakuasaan”, yakni Kemahakuasaan Tuhan jika kata qadr dipahami sebagai sama asal dengan kata al-qadir, yang artinya “Yang Maha Kuasa”, salah satu sifat Tuhan. Kedua pengertian itu tidak bertentangan, meskipun pengertian yang pertama lebih lazim dianut kaum muslimin. Pengertian di antara keduanya saling melengkapi. Sedangkan pengertian umum, Lailatul Qadar dimaknai sebagai “Malam Kemuliaan”. Baca lebih lanjut

Juara I LCC 4 Pilar, Siap Menuju Nasional

lcc4pttSMAN Titian Teras H.Abdurrahman Sayoeti Jambi berhasil menjadi Juara I LCC 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tingkat Provinsi Jambi. Pada babak final yang digelar pada Kamis (12/06) kemarin di Asrama Haji Kotabaru, tim LCC 4 Pilar SMAN TT berhasil mengalahkan tim SMAN 1 Kota Jambi dan SMAN Pelepat Ilir Kabupaten Bungo.
Hadir dalam babak final tersebut Gubernur Jambi yang diwakili Asisten III Setda Provinsi Jambi, H. Hamdani, SE, MM, Anggota DPR RI dari Farksi Demokrat Ir. Nova Iriansah, Wasesjen MPR RI, Dra. Selfi Zaini, Kabid Dikmenti, Hazwen dan tim dari LCT 4 Pilar MPR RI. Baca lebih lanjut

Dua Emas Dunia Untuk SMAN Titian Teras

Dua Emas Dunia Untuk SMAN Titian Teras

abahkuBERITA membanggakan dari siswa SMA Negeri Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti Jambi kembali menggema. Setelah berhasil meraih mendali emas internasional di ajang International Science Project Olympiad (ISPrO), kali ini mendali emas European Exhibition Of Creativity Innovation di Rumania dan mendali emas internasional di konpetisi International Young Inventors Award pun mampu disandingkan.
Siswa piawai meneliti itu adalah Muhammad Irsyad (XI IPA) dan Muhammad Ghaniswara Afif Kharisma (XI IPA) siswa SMAN Titian Teras Jambi. Baca lebih lanjut

Di Balik Sukses Siti Paizah Sang Peraih Mendali Emas Dunia

salwin oke“SAYA malu. Saya malu,” kata-kata itu yang selalu terucap dari mulut Siti Paizah, saat disambut di bandara Sultan Thaha Jambi minggu 11 Mei 2014 lalu. Penulis mencari tau dan langsung bertanya, “Kenapa malu, nak?” Dengan polos dia menjawab, “Prestasi Icha belum seberapa, kenapa disambut seperti ini. Icha malu, Icha malu.”
Icha, sapaan Siti Paizah telah mengukir sejarah baru bagi provinsi Jambi khususnya bidang pendidikan. Secara mengejutkan dia meraih mendali emas di ajang International Science Project Olympiad (ISPrO), sebuah kompetisi penelitian tingkat international di bidang sains terapan, yang berkonsentrasi pada isu-isu lingkungan yang berkaitan dengan ilmu biologi, kimia dan fisika, dengan batas usia dari 14 hingga 19 tahun. Kegiatan berlangsung di Jakarta dari tanggal 4-10 Mei 2014 diikuti 24 negara, diprakarsai atas kerja sama Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Pasifik Ulkeleri Ile Sosyal ve Iktisadi Dayanisma Dernegi (PASIAD). Baca lebih lanjut