RSS

Siapa Manusia?

12 Okt

Siapa Manusia?

Hari ini ‘JH’ menyenggol sedikit masalah hakekat manusia, menyangkut tugas yang diamanahkan oleh Allah SWT menghuni muka bumi. Gimana ceritanya? Silahkan dilanjutkan.

Khalifah, julukan manusia, mestinya tampil di bumi dengan wajah yang ramah dan anggun untuk memimpin, mengelola dan memakmurkannya lengkap dengan segala kandungannya. Bila hal tersebut tidak dilakukan, maka fungsi khalifah dapat diambil oleh ‘manusia’ dengan  golongan yang lain.

Dalam pandangan Al-Qur’an manusia adalah makhluk biologis, psikologis dan sosial. Manusia sebagai basyar tunduk pada taktir Allah, sama dengan makhluk lainnya. Manusia sebagai insan dan al-nas bertalian dengan hembusan Illahi atau roh Allah yang memiliki keterbatasan dalam memilih untuk tunduk atau menentang takdir Allah.

Pemikiran tentang hakikat manusia dibahas dalam filsafat manusia. Agaknya, manusia sendiri tak henti-hentinya memikirkan dirinya sendiri dan mencari jawab akan apa, dari mana dan mau kemana manusia itu. Pemahaman yang tak utuh tentang manusia dapat berakibat fatal bagi perlakuan seseorang terhadap sesamanya, misalnya pandangan bahwa manusia merupakan fase lanjutan dari spesies tertentu yang mengalami evolusi dan natural selection, akan berimpikasi pada keyakinan bahwa manusia akan terus berkembang menuju penyempurnaan spesies.

            Meskipun Islam memandang dalam dua dimensi, yakni jasad dan roh atau mateial dan spritual, lebih dari itu, Islam secara tegas mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah, dapat dididik dan mendidik, berfungsi sebagai pemimpin atau pengelola bumi dan terakhir dalam keadaan suci (memiliki kecendrungan menerima agama atau fitrah). Berbeda dengan binatang yang cuma memiliki nnafsu dan isting hewani, nafsu yang ada dalam diri manusia diimbangi dengan potensi akal untuk berfikir dan menimbang apakah sesuatu itu baik atau buruk, membahayakan atau tidak, sedemikian hingga manusia dapat mengendalikan hawa nafsunya dan tidak berjerumus pada perbuatan tercela. Muslim kaffah tidaklah identik dengan superman dan spideman yang ditokohkan sebagai pahlawan pembela kebenaran dan kekuatan super tak terkalahkan. Gambaran manusia seperti itu menyesatkan, karena disamping manusia memiliki keistimewaan juga memiliki kelemahan.

Kesadaran bahwa manusia hidup didunia sebagai makhluk ciptaan Allah dapat menumbuhkan sikap andap asor dan mawas diri bahwa dirinya bukanlah tuhan. Oleh sebab itu ia melihat sesama manusia sebagai sesama makhluk, tidak ada perhambaan antar manusia. Jadi, seorang istri tidak menghamba pada suami, dan seorang rakyat tidak menghamba pada pemerintah. Baginya, yang patut menerima penghambaan dari manusia tak lain adalah Allah. Justru, Allah tidak menciptakan manusia selain untuk menghamba atau beribadah kepada-Nya. Oleh karena itu tidak berlaku konsep manusia sebagai homo homoni lapas atau manusia sebagai pemangsa bagi manusia yang lain. Tidak ada keistimewaan antara manusia dengan manusia yang lain kecuali karena ketaqwaannya kepada Allah. Meskipun demikian, kelebihan dan kemuliaan manusia tidaklah bersifat abadi, tergantung pada sikap dan perbuatannya. Jika manusia tersebut berbuat kerusakan dan berakhlak madzmumah, karunia kemuliaan berupa akal, hati dan panca inderanya tidak dipergunakan semestinya, maka predikat kemanusiaannya turun ketingkat yang paling rendah, bahwa lebih rendah dari hewan ternak.

Disamping kelebihan, manusia memiliki aspek kelemahan misalnya kikir, paling banyak membantah, penuh keluh kesah, memiliki hawa nafsu yang mengajak pada kejahatan, mudah putus asa dan tidak berterimakasih. Sebagai hamba Allah, manusia memikul tanggung jawab pribadi, orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan pada hari kiamat nanti mereka datang kepada Allah dengan sendiri-sendiri. Ini membuktikan bahwa manusia sebagai hamba Allah itu memiliki kebebasan individual atas dirinya sendiri namun tetap bertanggung jawab atas segala perbuatanya. Wallahu a’lam…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12 Oktober 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: