RSS

SMA TT Menjadi SMA Negeri Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti

06 Jan

SMA TT Menjadi SMA Negeri Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti

Wacana SMA Titian Teras Jambi akan dinegerikan telah jadi kenyataan. Salah satu agenda acara pada momen Hari Ulang Tahun Ke-55 Provinsi Jambi, adalah meresmikan sekolah ini akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi, dan dilaksanakan 4 Januari, walau puncak acara HUT ke-55 Provinsi Jambi jatuh pada 6 Januari 2012.
H. Hasan Basri Agus, Gubernur Jambi meresmikan penegerian sekolah ini di kampus SMA Titian Teras, Jalan Lintas Jambi-Muara Bulian km 21, Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi, yang dihadiri para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, unsur Muspida dan para tamu undangan lainnya. Ketika membuka tirai biru, maka sekolah ini berubah nama menjadi SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti.
Sejalan proses penegerian berlangsung banyak tanggapan masyarakat, terutama siswa, orangtua/wali siswa, pamong (sapaan untuk guru) SMA Titian Teras dan orang-orang yang mengenal tentang eksistensi satuan pendidikan ini, antara optimis sekolah ini bakal akan lebih maju, dan pesimis akan mengalami kemunduran, menumpuk jadi satu. Akan lebih maju karena operasionalnya akan dibiayai dan dikontrol oleh pemerintah secara ketat dan bersinambungan. Apa lagi idenya muncul dari pemerintah. Akan mengalami kemunduran, kedisiplinan akan menurun karena diperkirakan pamong dan elemen lainnya akan bekerja tidak seekstra waktu masih swasta, dan lain-lain.
Perbedaan prediksi yang muncul adalah wajar sesuai dengan sisi mana mereka memandang. Yang jelas dalam banyak kesempatan, baih gubenrnu maupun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jambi, selalu menuturkan bahwa niat mereka baik dan tulus untuk memajukan mutu pendidikan di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, ke depan jauh lebih maju dari hari ini, secara keseluruhan.
Yang perlu jadi perhatian pemerintah adalah bagaimana nasib sejumlah tenaga kerja yang telah puluhan tahun menggantungkan hidupnya dari sekolah ini yang masih berstatus hononer. Cleanning Service (CS) yang setiap hari setia membersihkan pekarangan (12 ha) dan gedung sekolah, menyapu dan mencuci yang jumlahnya 23 orang, 19 juru masak yang selalu setia berhadapan dengan kepulan asap dapur, sengatan aroma bawang dan cabe, 27 karyawan/staf, meliputi tata usaha, penanggung jawab web site, pustakawan, para medis poli klinik, penanggung jawab asrama, penjaga mini market, penjaga kolam renang, gedung GOR, keamanan, supir dan sebagainnya. Belum lagi 15 guru hononer yang bingung tujuh keliling karena telah dipindahkannya 23 guru PNS dari Eks SMA RSBI Pondok Meja ke SMA Titian Teras, yang “mengancam” keberadaan mereka, dan banyak hal lain yang sampai hari ini belum ada kepastian dari pemerintah bagaimana nasib mereka dikemudian hari.
Harapannya adalah perhatian dari pemerintah agar langkah mereka tidak terhenti di tengah jalan untuk meniti hari esok. Bagimanapun berkat jasa-jasa merekalah, 605 siswa yang ada di sana sekarang ini, bisa menuntut ilmu dengan tenang, dan membawa SMA Titian Teras bisa tetap eksis di mata masyarakat Jambi seperti sekarang.
Tentang negeri atau swasta tidak menjadi masalah. Masalahnya adalah bagaimana menkoordinir kekompakan personil yang ada di dalamnya agar bisa berekerja pada visi dan misi yang sama. Tanpa memperhatikan item yang satu ini, wallahu a’lam bissawab…!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Januari 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: