RSS

Memilih Sekolah Untuk Putra-Putri Kita

18 Mei

Tahun Ajaran Baru sudah di ambang pintu. Bingung memilihkan sekolah anak?
Berkut beberapa pertimbangan sebelum anda memilih sekolah untuk putra-putri anda pada tahun ajaran baru ini.

1. Jangan menentukan pilihan karena faktor gengsi atau prestise.
Rasa gengsi bukanlah sesuatu yang perlu, baik dalam memilih sekolah maupun dalam hal lainnya. Orang yang mementingkan gengsi adalah orang-orang yang hanya ingin menutupi kelemahan-kelemahan yang dimilikinya, dan tidak bersyukur terhadap apa yang telah diperolehnya. Semua agama tidak pernah memperkenankan berprilkau gengsi, karena gengsi lebih cenderung pada rasa bangga dan sombong akan sesuatu yang bersifat materi.
Kita pikir saja secara logika, adakah sifat sombong dan membanggakan diri itu bisa menambah atau mengurangi sesuatu secara nyata? Anda punya pesawat jet pribadi, tanpa sombong dan membangga-banggannya pun orang-orang tahu. Anda tetap akan dihormati sebagai seorang milyuner. Sebaliknya, anda cuma punya sepeda motor, walupun anda berlagak seperti pemilik pesawat jet pribadi, orang-orang di belakang anda pasti hanya akan menghiaskan cibiran di bibir mereka. Jadi, pastikan anda memilihkan putra-putri anda sekolah bukan karena gengsi.

2. Pertimbangkan faktor “kenyamanan” lingkungan sekolah.
Bagaimana anak-anak bisa belajar jika sekolahnya berada di lingkungan yang ramai, penjual berlalu-lalang, berisik oleh suara mobil atau mesin pabrik, halamannya gersang, sempit. Jadi pilihlah sekolah dengan lingkungan yang cukup tenang yang memungkinkan anak-anak bisa belajar dengan baik dan tidak tertekan.

3. Jangan memilih sekolah yang tidak se-azas.
Pilihlah sekolah yang memiliki ideologi atau kepercayaan yang se-azas dengan yang dianut keluarga, jika tidak pilihlah sekolah negeri. Sebagai seorang Muslim, kita sangat prihatin, melihat betapa masih banyaknya orang-orang tua muslim yang menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah agama lain, dengan berbagai alasan, entah kualitas pengajar, kedisiplinan, fasilitas dan sebagainya. Padahal sekolah yang se-azas juga banyak yang bisa dihandalkan.

4. Perhatikan fasilitas sekolah dan kualitas tenaga pendidiknya.
Pastikan bahwa putra-putri anda bersekolah di sekolah yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak sekedar baik dalam berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dalam akhlak dan kepribadian.

5. Pertimbangkan jarak lokasi sekolah dengan tempat tinggal.
Jika ada sekolah yang lebih dekat dengan tempat tinggal anda, lebih baik pilihlah sekolah itu selama tidak ada hal-hal serius yang akan mengganggu anak dalam mengikuti proses belajarnya.

6. Sesuaikan kemampuan/kondisi ekonomi keluarga.
Ya, jangan sampai beban biaya pendidikan yang ditetapkan di sekolah berada di luar jangkauan anda. Tidak usah khawatir, banyak yang menjadi sarjana di berbagai bidang dan berbagai strata walaupun mereka dulu bersekolah di sekolah-sekolah berbiaya murah. Terlebih untuk jenjang SD atau SMP, dimana perjalanan anak masih sangat panjang dan berbagai kemungkinan masih bisa terjadi. Sekolah berbiaya mahal bukan jaminan anak anda bisa lolos di ITB, UI, atau PTN terkemuka lainnya bukan ?

7. Beri kesempatan kepada si anak untuk ikut menentukan pilihannya.
Jika memungkinkan, berilah mereka gambaran yang jelas tentang situasi dan nilai yang dimiliki beberapa sekolah berbeda yang bisa mereka pilih sendiri, walaupun keputusan finalnya tetap harus dibawah kendali anda. Jelaskanlah harapan-harapan anda dengan memilihkan sekolah itu buat mereka, dimana mereka harus berusaha memenuhi harapan-harapan tersebut.
Bagaimana? Kemana anak anda melanjutkan pendidikan? Pilihlah yang tepat jangan sampai menyesal di kemudian hari.
(foto Lisa Nabila Syafira)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Mei 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: