RSS

Kata-kata Bijak

08 Apr

Kata Mutiara

Apa yang bukan kepunyaan kita lebih menarik mata dari kepunyaan kita sendiri. Menariknya sesuatu itu hanya ketika menjelang dapat. Nafsu tidak mau penuh diberikan bumi, dia merasa selalu belum cukup
(cerdik pandai)
Yang memperturutkan hawa nafsu, akhirnya ia jadi binatang. Orang yang tidak mau mendengar wirid, pertanda iblis telah duduk dipintu hatinya.
Zaman keemasan hanya akan dinikmati oleh siapa yang tidak silau mlihat emas.
(G. K. Chesterton)
Yang disebut sebagai sahabat, bukanlah orang yang memuji Anda, tetapi yang dapat menunjukkan kesalahan Anda. Kasihanilah musuh Anda, karena ia akan menunjukkan kesalahan Anda. Pujian tidak menunjukkan jalan untuk perubahan. Siapa mau menerima kebenaran, lepaslah ia dari kesesatan.
Walaupun nafsu menarik kepada kejahatan, tetapi hati nurani tetap menolak. Oleh karena itu apa yang ditolak oleh hati hendaklah ditinggalkan.
(Hukama’)
Akan ditimpakan kepada mereka kehinaan dimana saja mereka berada, kecuali jika mereka menjaga tali hubungan dengan Allah dsan tali hubungan dengan manusia.
(Al-Quran)
Akhlak menghendaki manusia hidup teratur, mempunyai peraturan dibawah lindungan Allah.
Tanda-tanda kecelakaan:
1. Tiap bertambah ilmunya, bertambah pula sombongnya;
2. Tiap bertambah amalnya, bertambah pula congkaknya;
3. Tiap bertambah umurnya, bertambah pula lobanya kepada harta;
4. Tiap bertambah harta dan kekayaan, bertambah pula bakhilnya;
5. Tiap bertambah pangkat dan kedudukannya, bertambah jauh dari orang banyak.
Tanda-tanda kebahagiaan:
1. Tiap bertambah ilmunya, rendah hatinya;
2. Tiap bertambah amalnya, bertambah pula takutnya kepada Allah SWT;
3. Tiap bertambah umurnya, berangsur kurang lobanya terhadap keduniaan;
4. Tiap bertambah harta dan kekayaan, bertambah pula pemurahnya;
5. Tiap bertambah pangkat dan kedudukannya, bertambah dekat kepada orang banyak. (Ibnu Qoiyum Al-Jaizak)
Untuk mencapai sesuatu harus diperjuangkan dulu, seperti mengambil buah kelapa, dan tidak menunggu saja sepeti jatuh durian yang telah masa.
(M. Natsir)
Takwa kepada Allah SWT adalah hasil final dari ilmu pengetahuan.
(J.L. Bosford)
Allah tidak merubah nasib suatu bangsa (diri) sebelum diri sendiri mengusahakannya.
(Al Quran)
Didalam tubuh manusia ada segumpal daging. Apabila daging itu baik, maka tubuh seluruhnya menjadi baik. Dan apabila daging itu buruk, maka seluruhnya menjadi buruk. Ketauhilah bahwa segumpal daging itu adalah kalbu atau hati manusia.
(Al Hadist)
Termasuk dosa besar seseorang mencaci maki ibu bapaknya. Mereka bertanya: “bagaimana seseorang mencaci ayahnya sendiri?”. Nabi SAW menjawab: “Dia mencaci ayah orang lain, lalu orang itu mencaci maki ayahnya. Dia mencaci maki ibu orang lain, kemudian orang mencaci maki ibunya”
(Al- Hadist, Mutafaq ‘Alaih)
Apabila seorang meninggalkan doa kepada orang tuanya, niscaya akan terputus rizkinya
. (Al Hadist)
Ridha Allah SWT tergantung ridha orang tua.Dan murka Allah SWT tergantung murka orang tua.
(Al Hadist)
Siapa yang menanam budi niscaya ia akan memetik kecintaan dan siapa yang menanam kesombongan, niscaya ia akan memetik kebencian.
Siapa yang hanya membuat rencana adalah tukang mimpi. Siapa yang hanya bekerja adalah budak pekerjaan. Tetapi siapa yang bekerja menurut rencana itulah yang akan jadi pemenang.
Semulia-mulianya manusia adalah orang yang suka memperbaiki kesalahannya sendiri dan tunduk kepada kebenaran.
Keuntungan bangun pagi: senang pikirannya, panjang umurnya, sehat badannya, murah rezekinya
(Imam Al-Ghazali)
Secantik-cantiknya bunga akan layu, seterang-terangnya cahaya akan kabur, secantik-cantiknya lukisan akan kabur.
Semua penyakit dapat diobati kecuali kerusakan akhlak.
Barangsiapa suka mengampuni orang, maka Allah pun suka mengampuninya.
(HR. Ibnu mas’ud)
Sebab-sebab kemunduran Islam:
Þ Umat Islam tidak kembali kepada ajaran Al-Qur’an dan telah melupakan contoh-contoh yang ditinggalkan Nabi SAW.
Þ Tidak mempergunakan akalnya.
Þ Telah hanyut karena mementingkan harta benda semata-mata.
(Jamaluddin Al-Afghany)
Semua boleh dikorbankan, kalau perlu nyawa. Namun satu yang tidak boleh dikorbankan yaitu harga dirimu.
Siapa yang pergi untuk menuntut ilmu, Allah akan membukakan pintu surga untuknya, malaikat-malaikat membentangkan sayapnya kepadanya, malaikat-malaikat dilangit dan ikan-ikan dilaut mendoakan kepadanya.
(HR. Abu Daud dan Tirmidzi)
Siapa yang pandai menasehati dirinya sendiri, tidak akan dinasehati orang lain.
(Rabi’ah Al-Adawiyah)
Siapa yang menghina orang mulia pasti menjadi hina. Tetapi barangsiapa yang memuliakan orang hina, maka dirinya tetap dalam kemuliaan.
(Imam Malik)
Sukses dan kesulitan sering bertemu. Namun yakinlah bahwa sukses bergerak kedepan, kesulitan bergerak kebelakang.
(Thomas Hardy)
Þ Sebaik-baiknya kekayaan adalah kaya jiwa.
Þ Sebaik-baiknya perbekalan adalah takwa.
Þ Sejahat-jahatnya buta adalah buta hatinya.
Þ Seburuk-buruknya kesalahan adalah dusta.
Þ Sejahat-jahatnya makanan adalah benda anak yatim.
Þ Seburuk-buruknya usaha adalah mengusahakan riba.
Þ Barangsiapa suka memaafkan, maka Allah pun suka memaafkannya.
Þ Dan barangsiapa suka mengampuni orang, maka Allah pun mengampuninya.
(Al-Hadits)
Akhlak ialah untuk menjadikan manusia dapat hidup aman, tenteram, rukun dan damai.
Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik budi pekertinya.
(Al-Hadits)
Belum sempurna iman seseorang sehingga ia dapat mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendri.
(Al-Hadits)
Apakah Anda ingat bahwa tidak ada kesenangan hati yang menyamai kesenangan bersahabat dan tidaklah ada kedukaan yang melebihi kedukaan putusnya persahabatan. Tiadalah yang paling sakit didunia ini, melebihi apabila kita telah tersisih dari pergaulan umum.
Apabila seseorang tiada dapat menahan nafsunya berarti ia menyimpan pelor dalam tubuhnya untuk membuat kecelakaan bagi dirinya sendiri dan pada orang-orang disekelilingnya.
Apakah Anda tahu bahwa hidup yang berguna adalah hidup yang ketika petang Anda menyediakan suluh, karena malam hari akan segera tiba.
Semudah-mudahnya pekerjaan didunia ini adalah mencela, sedangkan memperbaikinya adalah paling sukar.
Akal tanpa nafsu tidak dapat bergerak dengan cepat. Sebaliknya nafsu tanpa akal, selalu bertindak dengan jalan yang tidak benar. Nafsu itu menajamkan akal dalam mencari akal, sedang ikhtiar menyampaikan maksudnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 April 2013 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: