RSS

Keutamaan Al-Qur’an

29 Agu

quran(Khutbah Jum’at Masjdi Nurul Ihsan Jambi Selatan Kota Jambi, 28 Agustus 2015)
SEBAGAI mukmin kita yakin bahwa membaca Al Quran adalah amal yang sangat mulia dan akan mendapat pahala yang berlipat ganda. Sebab, yang dibacanya itu adalah Kitab Suci Ilahi. Al Quran adalah bacaan yang paling baik bagi seorang mukmin. Baik dikala senang maupun susah, di kala gembira ataupun sedih. Malahan membaca Al Quran itu bukan saja menjadi amal dan ibadah, tetapi juga menjadi obat dan penawar bagi orang yang gelisah jiwanya. Keutamaan-keutamaan besar akan didapat jika secara rutin membaca Al-Qur’an dilakukan setiap hari sebagaimana kita makan pun juga setiap hari. Membaca Al-Qur’an akan menjadi makanan jiwa atau ruhani seorang mukmin.
Banyak sekali keutamaan-keutamaannya yang didapat oleh seorang mukmin apabila menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan sehari-hari, seperti yang banyak termaktub dalam kitab Riyadlus Shalihin .
1. Mendapatkan syafaat (pertolongan) pada hari Kiamat Rasulullah SAW bersabda:”Bacalah al-Qur’an, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat nanti memberi syafaat bagi orang yang membacanya.”(H. R. Muslim).
2. Menjadi orang yang terbaik di antara manusia Rasulullah SAW bersabda, ”Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan yang mengajarkannya” (H.R. Bukhari).
3. Mendapat tempat istimewa di surga Rasulullah SAW bersabda : ”Orang yang pandai membaca Al-Qur’an akan ditempatkan bersama kelompok para Malaikat yang mulia dan terpuji. Adapun orang yang terbata-bata dan sulit membacanya akan mendapat dua pahala.” (H.R Bukhari dan Muslim).
4. Mendapa pahala yang berlipat ganda. Rasulullah SAW bersabda: ”Barangsiapa yang membaca satu huruf Kitabullah maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim itu satu huruf, tapi alif itu satu huruf (H.R at-Tirmizi)
5. Dikelilingi malaikat dan Allah menyebut nama-nama mereka
Rasulullah SAW bersabda: ”Tidaklah suatu kaum berkumpul dalam salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca Kitabullah (al-Qur’an) dan mempelajarinya, melainkan ketenangan jiwa bagi mereka, mereka diliputi oleh rahmat, dikelilingi oleh para malaikat, dan Allah menyebut nama-nama mereka di hadapan para Malaikat yang ada di sisi-Nya.” (H.R Muslim).
6. Memperoleh obat bagi jiwa yang gelisah. Sebagaimana banyak terjadi di zaman modern ini, kegelisahan hidup bisa menimpa siapa saja baik tua, muda, kaya atau pun miskin, orang awam maupun pejabat. Dengan membaca Al-Qur’an akan memperoleh obat untuk mengatasi kegelisahan hidup, sebagaimana cerita pada zaman Rasulullah.
Pada suatu ketika datanglah seseorang kepada sahabat Rasulullah yang bernama Ibnu Mas’ud r.a. meminta nasehat, katanya: ” Wahai Ibnu Mas’ud, berilah nasehat yang dapat kujadikan obat bagi jiwaku yang sedang gelisah. Dalam beberapa hari ini, aku merasa tidak tenteram, jiwaku gelisah dan fikiranku kusut; makan tak enak, tidur tak nyenyak.”
Maka Ibnu Mas’ud menasehatinya, katanya:” Kalau penyakit itu yang menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat, yaitu ketempat orang membaca Al Quran, engkau baca Al Quran atau engkau dengar baik-baik orang yang membacanya; atau engkau pergi ke pengajian yang mengingatkan hati kepada Allah; atau engkau cari waktu dan tempat yang sunyi, disana engkau berkhalwat menyembah Allah, umpama di waktu tengah malam buta, di saat orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan shalat malam, meminta dan memohon kepada Allah ketenangan jiwa, ketentraman fikiran dan kemurnian hati. Seandainya jiwamu belum juga terobati dengan cara ini, engkau minta kepada Allah, agar diberi-Nya hati yang lain, sebab hati yang kamu pakai itu, bukan lagi hatimu.”
Setelah orang itu kembali kerumahnya, diamalkannyalah nasihat Ibnu Mas’ud r.a. itu. Dia pergi mengambil wudhu kemudian diambilnya Al Quran, terus dia baca dengan hati yang khusyu. Selesai membaca Al Quran, berubahlah kembali jiwanya, menjadi jiwa yang aman dan tenteram, fikirannya tenang, kegelisahannya hilang sama sekali.
7. Memberi cahaya dalam rumah tangga Di dalam hadits Rasulullah menyatakan tentang memberi cahaya rumah tangga dengan membaca Al Quran itu. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Daru Quthi dari Anas r.a. Rasulullah memerintahkan : “Perbanyaklah membaca Al Quran di rumahmu, sesungguhnya di dalam rumah yang tak ada orang membaca Al Quran, akan sedikit sekali dijumapi kebaikan di rumah itu, dan akan banyak kejahatan, serta penghuninya selalu merasa sempit dan susah.”
8. Memperoleh martabat atau penghargaan yang tinggi di sisi Allah Rasulullah menyatakan tentang kelebihan martabat dan keutamaan orang membaca Al Quran, demikian maksudnya:” Perumpamaan orang Mu’min yang membaca Al Quran, adalah seperti bunga utrujjah, baunya harum dan rasanya lezat; orang Mu’min yang tak suka membaca Al Quran, adalah seperti buah korma, baunya tidak begitu harum, tetapi manis rasanya; orang munafiq yang membaca Al Quran ibarat sekuntum bunga, berbau harum, tetapi pahit rasanya; dan orang munafiq yang tidak membaca Al Quran, tak ubahnya seperti buah hanzalah, tidak berbau dan rasanya pahit sekali.”
Itulah beberapa keutamaan dan keuntungan bagi orang yang membaca dan mempelajari al-Qur’an, semoga bisa menginspirasi untuk senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an dan selalu mencintainya dengan membaca dan mengamalkannya dalam kehidupan.
(Ringkasan Khutbah di Masjid Nurul Ihsan Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi, 28 Agustus 2015)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 Agustus 2015 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: