RSS

Raih Perunggu Nasional

31 Okt

perunggunas“INGIN coba nikmatnya teh terbuat dari daun nipah?” Silahkan hubungi Haykal Estu Bhismoro atau Easti Vishiara Amdely. Ya, kedua siswa SMAN Titian Teras Jambi ini baru saja meraih penghargaan mendali perunggu tingkat nasional, hasil enovasi mereka membuat teh dari daun nipah muda.

Kedua siswa kelas XI IPA ini baru pulang mengikuti ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Surabaya, tanggal 11 – 16 Oktober 2015 lalu. Dan alhamdulillah mereka meraih menadali perunggu.

OPSI adalah sebuah kompetisi penelitian tingkat nasional di bidang sains terapan, yang berkonsentrasi pada isu-isu lingkungan yang berkaitan dengan IPA dan IPS. Tahun 2015 ini diikuti 196 makalah yang terdiri dari IPA 58 judul dan IPS 30 makalah dari seluruh Indonesia. Dalam satu tim mereka mengikuti bidang IPA yang bertemakan “Pemanfaatan Daun Muda Nipah Sebagai Teh Herbal Antioksidan”.

Bhismoro dan Easti, menuturkan bahwa ide mengangkat tema ini berawal dari melihat banyaknya tumbuhan nipah di Kuala Tungkal Kabupaten Tanjab Barat Provinsi Jambi, namun belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Sebagai putra asli Kuala Tungkal Bhismoro dan Adel ingin membuat sesuatu yang bermanfaat, baik bagi dirinya terlebih untuk orang lain. Mereka pun mengambil daun nipah muda, untuk dibawa ke laboraturium Universitas Jambi, mengukur kandungan yang terdapat di dalamnya. Ternyata daun nipah mengandung kadar anti oksidan yang tinggi.

Selanjutnya Bhismoro (buah pasangan Misngadi dan Dian Listianingsih), Easti (buah hati Amrial dan Yulismawati) menjelaskan bahwa langkah pembuatan hasil penelitian mereka adalah daun nipah muda berumur 4-5 bulan dipotong kecil ukuran 2-3 cm. Lalu dicuci hingga bersih, dianginkan 2-3 hari. Proses pengovenan (pengeringan) di panas 127 derajat selama sekitar 15 menit. Setelah diblender terbentuklah bubuk halus yang dikemas dalam kantong. Butiran-butiran teh pun siap dinikmati, imbuh Bhismoro. “Dan setiap orang yang mencicipi selalu mengatakan, enak,” timpal Easti.

Makalah Haykal Estu Bhismoro dan Easti Vishiara Amdely masih diseleksi tim nasional. Nanti tujuh makalah terbaik akan dilombakan di tingkat internasional. Lima di ajang International Science Project Olympiad (ISPrO), dan dua di kompetisi CIGIF (Cyber Internasional Genius Ivention Fair) di Amerika Serikat. “Semoga makalah mereka terpilih,” begitu harapan kita.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 31 Oktober 2015 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: