RSS

Menyemai Bibit Unggul

Menyemai Bibit Unggul
(Menyorot PPDB SMAN Titian Teras Jambi)
OLEH SALWINSAH
win13GUBERNUR Jambi H. Hasan Basri Agus saat menghadiri pelepasan siswa kelas XII SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti Jambi 2014/2015 beberapa waktu lalu menyampaikan sambutan, “Inilah calon-calon pemimpin bangsa, calon-calon pemimpin Jambi ke depan. Sesuai dengan niat pendiri sekolah ini, Bapak H. Abdurrahman Sayoeti, yang dulu berpikir Jambi itu harus lebih baik di masa yang akan datang. Beliau selalu mengeluh, kapanlah Jambi ini bisa jadi orang-orang hebat. Oleh karena itu harapan provinsi Jambi terhadap kalian sangat besar. Di tangan kalian nanti diharapkan Jambi akan lebih maju. Dulu alumni SMA Titian Teras mudah sekali diterima di perguruan tinggi favorit dan banyak yang masuk AKABRI. Mudah-mudahan kalian juga seperti itu, begitu tamat di sini akan diterima di perguruan tinggi bermutu atau institusi-institusi yang dibutuhkan oleh masyarakat provinsi Jambi dan negara tercinta, Republik Indonesia. Kalian adalah orang yang beruntung bisa masuk di sekolah ini. Termasuk yang masih dalam proses menuntut ilmu kelas X dan XI. Untuk tahun ini saja yang mau masuk ke sekolah ini juga sudah banyak yang mendaftar. ‘Dengan berbagai cara’, semua ingin masuk di sini. Kalian sudah diterima dan bahkan mau tamat. Maka sekolah kalian ini harus kalian banggakan, mutunya harus ditingkatkan dan dijaga dengan baik.” (Jambi Independent 27/4).
Di acara yang sama Kadisdik provinsi Jambi H. Rahmad Derita juga menuturkan bahwa SMAN Titian Teras adalah tempat persemaian yang dipersembahkan oleh gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus, untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin bangsa masa depan. Sebagai persemaian tentu tidak bisa berguna ketika benihnya tidak tersedia. Persemaian yang bagus tentu akan sangat berguna ketika tersedia pula benih-benih yang bagus. Dan benih-benih yang bagus itu dipersiapkan oleh orangtua/wali siswa yang menyekolahkan anaknya di sini. Ketika tersedia persemaian yang bagus, benih yang unggul tentu harus tersedia pula penyemai-penyemai yang handal. Guru-guru yang ada di SMAN Titian Teras inilah, penyemai-penyemai itu. (Jambi Independent 27/4).
Dari 1.716 Menjadi 192
Dilansir citus resmi SMAN Titian Teras saat tulisan ini diketik menunjukan jumlah pendaftar calon siswa SMAN Titian Teras tahun 2015/2016 berjumlah 1.716 orang dengan rincian Kabupaten Tanjab Barat 122, Tanjab Timur 26, Batanghari 132, Muaro Jambi 111, Tebo 89, Muaro Bungo 108, Merangin 122, Sarolangun 90, Kerinci 45, Kota Sungai Penuh 50, Kota Jambi 755 dan Luar Provinsi Jambi 66 orang. Sementara daya tampung SMAN Titian Teras tahun ini hanya 192 siswa dengan rincian 144 putra dan 78 putri. (www.smattjbi.sch.id. 7/5).
Secara umum, menuju sekolah unggul harus memenuhi empat kriteria. Pertama, harus adanya suport dari pemerintah melalui Dinas Pendidikan. Selama ini yang selalu menjadi kendala adalah mahalnya biaya pendidikan. Pemerintah harus mencari solusi agar siswa yang cerdas tapi kurang mampu dari segi ekonomi juga dapat mengecap pendidikan di sekolah ini. Dan mulai Juli 2014 lalu biaya sekolah di SMAN Titian Teras telah digratiskan.
Kedua, sekolah unggulan harus memiliki tenaga pendidik yang berkualitas. Guru yang mengajar di sekolah bermutu harus menguasai bidang kompetensi akademis, pedagogik, profesional dan sosial. Perpaduan antara siswa yang cerdas dan guru yang bermutu akan menghasilkan lulusan handal, mampu disandingkan dengan siapapun.
Ketiga, sarana dan prasarana yang memadai. Gedung, asrama dan lingkungan sekolah yang nyaman akan menambah nyaman pula pelaksanaan proses pembelajaran. Tempat yang tidak kondusif akan menciptakan kejenuhan bagi guru mengajar dan peserta didik yang menerima pelajaran.
Keempat, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) harus diseleksi secara benar dan transparan tanpa memperdulikan anak pejabat, orang kaya atau anak dari keluarga kurang mampu. Jika mereka benar-benar mampu lulus secara prosedur yang tepat, maka merekalah yang berhak sekolah di sini.
Kemurnian hasil seleksi PPDB SMAN Titian Teras 2015/2016 inilah yang sedang dipertaruhkan. Antusias masyarakat yang begitu tinggi mencapai 1.716 pendaftar harus merelakan mereka bersaing hingga terjaring 192 siswa. Dan jika yang tersaring ini benar-benar hasil kompetisi murni pemikiran calon siswa maka harapan dari pendiri sekolah ini, H. Abdurrahman Sayoeti bakal bisa terwujud. Tapi jika penuh intervensi dan rekayasa, yang diakui gubernur Jambi ‘dengan berbagai cara’ di atas, harapan itu harus diimbali dengan gigit jari.
Seelit apapun tempat persemaian, sehandal apaun para penyemainya, jika bibit yang akan disemai tidak unggul, bagaimana bisa menghasilkan buah yang ranum? Begitu sepertinya Rahmad Derita ingin melanjutkan filosofisnya. Dan kami sebagai penyemai telah merasakan, Pak, menabur berbagai kombinasi pupuk, ternyata bibit unggul memang akan berbuah unggul, yang ‘unggul-unggulan’ ya, akan ‘berunggul-unggulan’ pula. Penyemai adalah pihak yang paling mengetahui perkembangan bibit yang disemai. Karena mereka merawat dan memelihara bagaikan anaknya sendiri. Jika bibit unggul disemai bersamaan dengan bibit ‘unggul-unggulan’ yang unggul hanya butuh sedikit pupuk, sementara yang ‘unggul-unggulan’ perlu banyak. Alhasil tumbuhlah buah setengah unggul.
Oleh karena itu sudah saatnya kita bergandeng tangan untuk menghantarkan calon-calon pemimpin masa depan asli putra Jambi yang diharapkan mampu berkiprah di tingkat nasioanl bahkan inetrnasional. Di tempat penyemaian yang bagus, dipersembahkan H. Hasan Basri Agus, oleh penyemai yang memperlakukan bagai anaknya sendiri, dari asli bibit unggul.
Kita sudah capek jadi penonton. Para pengatur negeri sekaliber menteri kabinet, tak satupun ada orang Jambi. Sedih dan ironis, hingga dipanggil Sang Khalik, H. Abdurrahman Sayoeti belum sempat menyaksikan apa yang ia cita-citakan.
Demi meneruskan kembali cita-cita suci beliau, calon siswa SMAN Titian Teras tahun 2015/2016 adalah murni hasil kemampuan mereka, bukan lulus dari ‘dengan berbagai cara’. Kita tunggu!
(Salwinsah adalah Guru SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti Jambi)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: